Meski Jadi Taksi Namun Mobilio Tetap Jadi Andalan Honda

Kekhawatiran bahwa citra Mobilio akan turun setelah dijadikan sebagai salah satu armada taksi ternyata sama sekali tak terbukti, indikasinya jelas, permintaan akan MPV 7 seater ini tetap tinggi walau kini telah resmi berseragam biru khas armada angkutan Blue Bird lainnya. Bahkan bahkan sejumlah kalangan menilai bila terpilihnya Mobilio sebagai bagian dari keluarga Blue Bird tentu karena MPV ini dinilai memiliki kelebihan dibanding produk lain sekelasnya.

Sebelumnya seperti diketahui, Blue Bird yang merupakan perusahaan Taxi terbesar sekaligus paling bonafid di Indonesia telah membeli sejumlah unit Honda Mobilio untuk dijadikan armada taksi MPV reguler mereka. Terpilihnya Mobilio pun bukan sembarangan karena sebelumnya pihak management telah melakukan beragam tes atau pengujian untuk memilih model kendaraan yang pantas menyandang nama besar Blue Bird.

Pihak Honda Prospect Motor sendiri menyatakan tak ada alasan untuk tidak menjual Mobilio sebagai transportasi umum karena tiada regulasi baik dari pihak Honda maupun pemerintah yang melarang hal tersebut. HPM sendiri memperlakukan pembelian Mobilio taksi sama seperti konsumen umum lainnya baik dalam harga mobil Honda ini sendiri hingga akses fasilitas pelayanan purna jualnya kelak.

Sebagai informasi bagi masyarakat, Mobilio yang akan dijadikan armada taksi berbasis type S yaitu type standart dari MPV bonnet ini, seperti diketahui HPM menawarkan flagshipnya itu dalam beragam model atau type mulai dari tipe S, E, Prestige hingga variant teratasnya yakni Mobilio RS.

Dilihat dari kepentingan lebih luas, beberapa pihak menilai model taksi MPV dapat menjadi salah sartu alternatif transportasi ditengah padatnya lalu lintas di kota besar seperti Jakarta. Bahkan Gubernur DKI, Bapak Basuki Tjahaja Purnama dalam kesempatan peluncuran taksi Mobilio menyambut baik kehadiran Mobilio taksi dengan mengatakan dan berharap armada ini dapat menjadi solusi masyarakat yang membutuhkan angkutan umum dengan kapasitas muat lebih besar.

Permintaan Mobilio Masih Sangat Tinggi

Ditengah pro kontra mengenai brand image Mobilio setelah dijadikan armada taksi Blue Bird, permintaan konsumen untuk LMPV Honda tersebut justru mengalami lonjakan cukup signifikan terutama di bulan Agustus kemarin yang mengalami kenaikan hingga 58,5 persen dibanding realisasi penjualan pada bulan sebelumnya.
Memang di bulan Juni dan Juli penjualan sempat mengalami penurunan, namun fenomena tersebut bukan hanya menimpa Mobilio atau produk mobil Honda semata namun seluruh produk otomotif dari beragam brand juga mengalami hal serupa. Masa libur panjang serta musim ajaran baru disebut menjadi penyebab utamanya mengapa konsumen lebih memilih untuk menunda sementara keinginan mereka memiliki kendaraan pribadi.

Namun pada bulan Agustus, grafik penjualan Honda kembali stabil, indikasinya dapat dilihat dari data statistik HPM pada bulan Agustus dimana mereka berhasil memasarkan hingga 13.226 unit mobilnya atau naik sekitar 49 persen dibanding bulan Juli. Mobilio kembali menjadi mobil terlaris Honda dengan berkontribusi sebanyak 4.746 buah dengan menguasai 17 persen pasar low MPV nasional.

Lonjakan paling spektakuler dibukukan oleh All New Jazz, icon mobil Honda di Indonesia tersebut mencatatkan pertumbuhan hingga 503 persen dari 345 unit pada bulan Juli menjadi 2,082 unit di bulan Agustus 2015, menjadikannya sebagai penyumbang terbesar kedua dari raihan HPM di bulan tersebut dibawah Mobilio.

Agustus memang bisa menjadi titik balik kebangkitan HPM di tahun 2015, selain berhasil meningkatkan penjualan sejumlah andalannya itu, di bulan kemerdekaan itu HPM secara resmi memperkenalkan calon produk terbarunya di segment crossover bernama BR-V. Bersama dengan HR-V, Honda BRV diprediksi akan menjadi tandem kuat untuk merebut pasar disegment CUV yang memang sedang menjadi ternd dikalangan masyarakat terutama generasi muda urban.

Baca juga :
honda U finance