HPM Tak Memiliki Rencana hadirkan WR-V di Indonesia

Setelah melihat tampilan asli dari Honda WR-V melalui media elektronik maupun portal berita online saat diluncurkan untuk pertama kalinya di Brazil, tidak mengherankan bila sebagian publik tanah air berharap SUV berbahan dasar Jazz itu juga bakal melenggang di bumi nusantara. Namun harapan tersebut tampaknya masih jauh panggang dari api, pasalnya Honda Prospect Motor selaku pihak yang berwenang menghadirkan mobil Honda di tanah air sepertinya belum berminat menghadirkan WR-V ke Indonesia.

Baca : Honda WR-V Diluncurkan di Brazil

Kecewa, sudah tentu, tapi apa mau dikata, HPM tentulah mempunyai pertimbangan tersendiri sebelum menghadirkan line up anyar ke Indonesia. Berbagai faktor yang masuk dalam hitungan sang ATPM diantaranya adalah potensi pasar dari calon produk tersebut dan faktor teknis juga non teknis seperti biaya produksi bila mobil tersebut dirakit di dalam negeri atau ongkos kirim dan bea masuk bila harus mendatangkannya secara utuh alias CBU yang semua itu pasti akan bermuara pada satu hal yakni harga mobil WR-V itu sendiri bila dipasarkan nantinya.

Dari segi potensi pasar sejatinya WR-V mempunyai kesempatan yang cukup bagus untuk sukses di tanah air mengingat trend dalam bursa otomotif nasional saat ini sedang condong ke arah kendaraan bergenre urban adventure seperti SUV maupun CUV. WR-V sendiri merupakan kendaraan adventure yang merupakan perpaduan antara hatchback dan SUV yang masuk dalam kategori compact crossover.

Bisa dibilang WR-V adalah Honda Jazz yang mempunyai tampilan baru yang lebih sangar dan agresif, bila Jazz lebih memiliki nuansa trendy dan stylish typikal generasi muda dan remaja urban, maka WR-V mengedepankan unsur maskulinitas, meski demikian kedua mobil tersebut mempunyai satu persamaan yakni dimensi yang cukup ringkas namun mempunyai nilai utilitas tinggi.

Kontradiktif dengan penampilannya yang serba macho, jeroan mobil ini justru lebih minimalis dibanding jantung yang disematkan pada Jazz. WR-V menggendong mesin berkapasitas 1.2L mirip seperti yang tertanam pada Honda Brio dengan tenaga maksimum hanya 90 hp, jauh lebih rendah dibanding energi yang mampu dikeluarkan All New Jazz dimana daya maksimalnya bisa menembus kisaran 120ps.

Namun Honda menyebut akan mengeluarkan versi bermesin diesel untuk CUV barunya itu, akan tetapi walau telah berbekal mesin i-DTEC generasi paling anyar, WR-V diesel hanya mampu menggelontorkan daya sebesar 100 hp, masih dibawah tenaga maksimal yang dimiliki oleh ANJ. Selain kedua model diatas, tersedia WR-V entry level dengan mesin jauh lebih minimalis lagi yaitu hanya berkapasitas 1.0L dengan jumlah silinder hanya 3 buah.

Dengan spesifikasi tersebut HPM beranggapan belum perlu untuk mendatangkan WR-V ke bumi nusantara karena ATPM ini sudah mempunyai line up andalan di segmen – segmen yang nantinya akan diisi oleh WR-V. Untuk kelas kendaraan kompak urban berkapasitas 5 penumpang, HPM sudah mantap dengan All New Jazz yang mendominasi pasar medium hatchback di tanah air.

Satu tingkat diatas Jazz yaitu di kelas urban crossover, pabrikan berlambang H itu memiliki Honda BR-V yang saat ini performa penjualannya sedang – bagus – bagusnya. Bersama dengan HR-V, BR-V kini merajai segmen Low SUV dan crossover dalam pasar otomotif tanah air, jadi untuk apa merubah komposisi the winning team yang sudah terbukti keampuhannya dengan menghadirkan pemain baru yang masih belum jelas posisi serta potensinya.

Sinyalemen untuk tidak mendatangkan WR-V dipertegas oleh Direktur Pemasaran PT. HPM, Jonfis Fandy. Berbicara pada media di sela – sela acara Honda Day 2016, Jonfis mengatakan tidak ada niatan dari pihaknya untuk mendatangkan produk yang disebutnya hanya untuk pasar Amerika Latin itu. “WRV itu Jazz, disini market Jazz cukup bagus dan lagi segmen CUV sudah diisi oleh HRV dan BRV terlebih masyarakat Indonesia cenderung lebih menyukai kendaraan 7 seater jadi belum perlu menghadirkannya (WR-V) saat ini” terang Jonfis.

Statement sudah dikeluarkan oleh sang APM, jadi bagi yang masih menginginkan kehadiran WR-V di Indonesia sebaiknya singkirkan harapan tersebut supaya tidak terlalu kecewa lagi nantinya. Lebih baik fokus saja dengan produk unggulan dari Honda yang sudah ada karena tentunya lebih cocok dengan karakteristik konsumen di Indonesia.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

honda U finance